fbpx

Jenis-Jenis Tes COVID-19 yang digunakan di Indonesia

  1. Beranda
  2. Did You Know?
  3. Jenis-Jenis Tes COVID-19 yang digunakan di Indonesia

dmii.or.id | Tes Covid-19 adalah cara untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak. Tentunya ada tiga jenis tes yang sejauh ini digunakan di Indonesia. Tentunya hampir semua negara sudah memiliki caranya masing-masing untuk mendeteksi infeksi virus corona.

Jenis-Jenis Tes COVID-19 yang digunakan di Indonesia

Namun yang harus diperhatikan sebelum melakukan tes adalah kerentanan dan gejala-gejala yang dicurigai sebagai covid-19. Jika kita rentan terinfeksi oleh virus ini karena faktor pekerjaan, atau pernah kontak langsung dengan penderita maka ada baiknya anda mengisolasi diri sendiri. Apabila dalam waktu 14 hari muncuk gejala-gejala seperti sedang terinfeksi covid-19 maka sebaiknya segera periksakan diri anda.

Sejauh ini tiga jenis pemeriksaan yang ada di Indonesia untuk mendeteksi Covid-19 yakni, Tes Cepat Molekuler (TCM), polymerase chain reaction (PCR) dan Rapid Test. Yuk kenali ketiga tes berikut ini:

  • Tes Cepat Molekuler (TCM)

TCM adalah jenis tes yang biasa digunakan untuk mendeteksi penyakit Tuberkulosis (TBC). Diagnosisis menggunakan TCM berdasarkan pemeriksaaan molekuler menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis catridge.

Catridge akan mengindentifikasi RNA dari virus SARS CoV-2, sehingga hasil yang keluar akan menunjukan terinfeksi atau tidaknya seseorang. penggunaan tes jenis ini terbilang cukup cepat, karena hasil dapat diketahui dalam waktu kurang dari dua jam.

 

  • Polymerase Chain Reaction (PCR)

Jenis pemeriksaan selanjutnya untuk mendeteksi Covid-19 adalah menggunakan sampel lendir dari hidung dan tenggorokan. Seperti yang kita ketahui virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Sehingga kedua tempat di atas merupakan tempa dimana virus menggandakan dirinya. Menurut ahli, sampel dari saluran pernapsan bawah dan tinja juga dapat digunakan dalam tes ini. Karena virus yang aktif pasti memiliki material genetika baik DNA maupun RNA.

Untuk virus corona sendiri, material genetinya adalah RNA. Material ini diamplifikasi dengan RT-PCR sehingga virus dapat dideteksi. Pemeriksaaan menggunakan tes PCR membutuhkan waktu yang cukup lama. karena untuk mendapatkan hasilnya harus melalui dua proses yakni ekstraksi dan amplifikasi.

 

  • Rapid Test

Pemeriksaan rapid test adalah pemeriksaan yang menggunakan sampel darah untuk mendeteksi Imunoglobulin, yakni antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Namun deteksi tidak akan menunjukan hasil yang akurat apabila saat test dilakukan kurang dari 7 hari setelah tubuh  terinfeksi. Hal ini akan menunjukan hasil ‘false negative’ yaitu kondisi yang tampak negatif mesksi sebenarnya positif. Namun, test ini bisa dilakukan dimana saja dengan waktu yang singkat, yaitu hanya 15-20 menit saja.

Itulah tiga jenis test yang dapat digunakan untuk mendeteksi Covid-19. Jangan lupa jaga kesehatan dan selalu jaga jarak dengan orang lain. Lindungi diri kita dan segera pergi ke pusat kesehatan apabila mengalami gejala-gejala seperti terinfeksi. #bersamalawancorona

Source: www.halodoc.com

Menu
X
X
Send this to a friend