fbpx

dmii.or.id – Beberapa tahun belakangan ini, cuaca menjadi sulit untuk diprediksi. Hal tersebut digadang-gadang disebabkan oleh pemanasan global dan adanya perubahan permukaan air laut. Selain itu perubhana suhu dan rotasi bumi juga menjadi penyebab sulitnya cuaca diperdiksi.

Namun tahukah anda, bahwa di Indonesia ini ada beberapa jenis tanaman yang dapat merespons perubahan tingkat kelembapan udara? Beberapa tumbuhan merespon dengan cara melipat kelopak daun dan Bunganya. Hal ini menunjukan cuaca disekitar sedang lembab.

Dibawah ini beberapa tanaman yang sering anda jumpai dan dapat dijadikan sinyal cuaca oleh anda

Clover

Clover adalah tanaman yang diklaim berasal dari Eropa. Biasanya tanaman ini tumbuh di zona iklim sedang dan mayoritas tanaman ini memiliki 3 kelopak daun. Tanaman ini dapat memberikan sinyal cuaca disektar. Apabila cuaca sedang cerah maka batang tanaman ini akan bengkok. Jika cuaca menunjukan sebaliknya maka batang tanamana ini akan tegak lurus ke atas.

 

Shamrock

Shamrock merupakan tamnaman untuk simbol negara Irlandia. Nama shamrock berasal dari Irish seamróg [ˈƩamˠɾˠoːɡ] , yang merupakan kecil dari kata Irlandia seamair óg dan secara sederhana berarti “semanggi muda”. Pada saat cuaca cerah maka daun shamrock akan mekar, sedangkan jika sedang hujan akan menguncup. Jadi jika daun ini mulai menguncup segera sediaka payung ya.!

 

Morning Glory

Morning Glory adalah tanaman merambat dengan warn abunga yang cantik. Memiliki lebih dari 1.000 jenis. Tanaman ini berasal dari keluarga Convolvulaceae. Tanaman ini adalah tanaman yang uni sesuai namanya, yang mana apabila dipagi hari maka ia akan memekarkan bungnya. Selain pada saat pagi hari, saat cuaca cerahpun bunga ini akan mekar dengan sempurna. Lain halnya saat cuaxa mendung atau hujan, bunga ini akan menutup dengan sendirinya.

 

Chicory

Cichorium intybus atau chicory merupakan salah satu species dari genus Cichorium dalam familia Asteraceae. Chicory merupakan tumbuhan menahun yang memiliki beberapa varietas, dan sering disebut sebagai sawi, walaupun sawi sebenarnya adalah nama umum untuk Brassica rapa. Chicory termasuk di antara tanaman yang paling awal tercatat dalam literatur. Sejarah menyebutkan bahwa tanaman ini telah dibudidayakan sejak zaman Mesir Kuno.

Sekitar Abad Pertengahan, para rahib juga menanam chicory di Eropa. chicory lebih terkenal karena akarnya yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam kopi. Namun demikian hal menakjubkan lainnya dari bunga ini adalah reaksinya terhadap perubahan cuaca. Apabila cuaca sedang terang bunga Chicory akan mekar sempunya, namun jika sedang mendung atau bankan hujan, ia akan menutup kelopak bunganya.

Menu
X
X
Send this to a friend