fbpx

Kenali Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

  1. Beranda
  2. Did You Know?
  3. Kenali Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

dmii.or.id – Kenali perbedaan henti jantung dan serangan jantung! Meskipun sekilas mirip dan sama-sama berbahaya, ternyata henti jantung dan serangan jantung sebenarnya merupakan kondisi yang berbeda. Kita perlu mengetahui perbedaannya, agar lebih mudah untuk mencari cara pencegahan dan melakukan pertolongan. Pelajari sama-sama yuk!

Kenali Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

Henti jantung merupakan kondisi dimana saat jantung berhenti bekerja sebagai pompa darah yang efektif. Jantung hanya bergetar saja tetapi tidak memompa. Kondisi tersebut terjadi seringkali tanpa peringatan. Akibatnya, jantung tak mampu memompa darah ke otak, paru-paru dan organ lain. Beberapa gejala awal diantaranya pusing, muntah, merasa cepat lelah, nyeri di dada, jantung berdebar dan sesak napas.

Saat jantung berhenti, otak akan mengalami gangguan sampai tak mendapatkan suplai darah dan mengakibatkan terjadinya kerusakan di otak, kerusakan otak permanen atau kematian dapat terjadi dalam 4 – 6 menit. Penyebab paling sering dari henti jantung mendadak adalah adanya serangan jantung.

Sedangkan, serangan jantung sendiri terjadi saat aliran pembuluh darah tiba-tiba tersumbat karena adanya pembekuan darah. Serangan jantung ini dapat menyebabkan henti jantung dan gagal jantung secara bersamaan. Kondisi ini terjadi karena jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup dari aliran darah. Kondisi ini juga dapat membunuh penderitanya secara perlahan.

Jika tidak segera mendapatkan penanganan, kondisi kematian otot jantung bisa terjadi. Beberapa gejala yang ditunjukkan diantaranya nyeri dada, sesak napas, pusing, gelisah dan cemas, gangguan pencernaan, keringat dingin dan penurunan kesadaran. Serangan jantung bisa juga menyerang disaat tidur, tingkat kematian pada penderita serangan jantung cukup tinggi.

Henti jantung dan serangan jantung dapat berakibat fatal yang berujung pada kematian. Namun penderita dapat diselamatkan jika mendapatkan pertolongan yang tepat oleh tenaga professional sejak pertama munculnya gejala. Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui gejala-gejala dan penanganan apa yang harus dilakukan untuk melakukan pertolongan pertama. Karena tindakan kecil kita apabila tepat dengan prosedurnya dapat menolong nyawa seseorang.

Menu
X
X

Send this to a friend