fbpx

Batuk dan Bersin, Mana yang Lebih Banyak Menghasilkan Virus?

  1. Beranda
  2. Did You Know?
  3. Batuk dan Bersin, Mana yang Lebih Banyak Menghasilkan Virus?

Batuk dan bersin adalah media yang dapat menularkan penyakit melaui udara. Hal ini disebabkan karena pada saat batuk dan bersin ada droplet (percikan air kecil) yang dikeluarkan oleh tubuh. Droplet ini membawa berbagai macam penyakit dan dapat ditularkan melalui udara, salah satunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.

Virus Corona identik menyerang sistem pernapasan manusia, sehingga tidak jarang gejala yang ditimbulkan dapat berupa batuk dan mirip dengan influenza yang menyebabkan bersin. Jika penderita batuk & bersin maka sudah pasti droplet akan keluar dengan membawa penyakit yang sama. Untuk itu kita dianjurkan menerapkan etika pada saat batuk atau bersin. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit kepada orang lain.

Namun diantara keduanya mana yang lebih banyak menghasilkan virus?

Droplet yang dapat dikeuarkan oleh manusia pada saat batuk mencapai 3.000 droplet dengan kecepatan 80 km per jam.  Sedangkan pada saat bersin droplet yang dikeluarkan jumlahnya lebih banyak yaitu 40.000 droplet. Studi menyebutkan kecepatannya mencapai 321 km per jam. Dengan demikian jumlah droplet yang dikeluarkan oleh tubuh pada saat bersih lebih banyak.

Droplet yang dikeluarkan tersebut dapat membawa penyakit seperti pilek, influenza, tuberkulosis (TBC), SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), MERS (Middle East Respiratory Syndrome) hingga cacar air. Untuk itu pada saat menderita batuk atau bersin sebaiknya gunakan masker ya!

Selain itu sebaiknya hentikan kebiasaan menutup mulut menggunakan tangan apabila batuk atau bersin. Karena droplet yang mungkin membawa berbagai penyakit dapat menempel di permukaan tangan anda, dan dapat masuk kembali ke dalam tubuh atau menempel pada benda yang anda sentuh.

Menu
X
X
Send this to a friend