fbpx

BAHAYA, HUJAN DI WILAYAH KARHUTLA MENGANDUNG ASAM

  1. Beranda
  2. News
  3. BAHAYA, HUJAN DI WILAYAH KARHUTLA MENGANDUNG ASAM

DMII –  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi wilayah terdampak karhutla sudah mulai diguyur hujan. Namun BMKG meminta Relawan dan masyarakat untuk waspada. Air hujan tersebut diduga berbahaya bagi kulit khususnya kulit yang sensitif.

Hujan yang membersihkan asap akibat karhutla sangat berbahaya karena mengandung senyawa asam tinggi. Hal ini akan berdampak pada kulit sensitif apabila bersinggungan langsung dengan air hujan pada wilayah terdampak karhutla.

“Hujan pada wilayah karhutla membawa asam akibat pembakaran, kandungannya tinggi sehingga akan berdampak pada beberapa orang yang kulitnya sensitif, pasti akan timbul gata-gatal”. Kata Yadi Frans Training Education and Development Disaster Management Institute of Indonesia, di Jakarta Selatan.

Selain itu menurutnya, air hujan tersebut juga tidak deprkenankan untuk mencuci daerah sensitif lainnya seperti wajah, karena dapat menyebabkan mata terasa perih.

“Bagi orang-orang yang memiliki kulit sensitif, segeralah basuh bagian tubuh yang terkena hujan diwilayah terdampak karhutla dengan air biasa untuk menghilangkan efek samping yang ditimbulkan.” Katanya. Menurutnya, Selain berbahaya bagi kulit hujan yang mengandung asam ini tidak baik untuk tanaman, “ Campuran debu dan partikulat lain yang terkandung tidak baik bagi tanaman”. Imbuhnya

Expert Trainer ini juga menghimbau para relawan, petugas serta masyarakat untuk berhati-hati dan waspada, meningat kualitas udara saat ini sudah sangat buruk.

Diketahui sebelumnya hujan deras disertai angin kencang mengguyur beberapa kecamatan dan menumbangkan beberapa pohon besar di sisi jalan serta merusak menara masjid yang terletak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, pada Senin (23/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
kabupaten ini merupakan salah satu penyumbang titik api terbanyak di Sumsel selama musim kemarau ini.

 

Menu
X
X

Send this to a friend