Selasa (2/1) ACT-DMII mengadakan Disaster Preparedness Training  yang diikuti oleh Guru TK dan karyawan yang berlokasi di TK Al-Fath, Cirendeu, Tangerang.

Disaster Preparedness Training memberikan pemahaman tentang kebencanaan, seperti apa itu bencana, serta jenis-jenis bencana. Selain itu, juga memberikan pelatihan praktis seperti kebakaran, contohnya ketika gas elpiji mengeluarkan api, lalu memadamkan api menggunakan karung goni dan APAR (alat pemadam api ringan).

Wesiana E.P. Soe’oed, Selaku koordinator PTA (Parents Teachers Association) perwakilan TK Al-Fath menjelaskan, pelatihan ini diinisiasi oleh pihak sekolah, seperti kepala sekolah dan Guru, yang menyampaikan kepada PTA untuk mengadakan pelatihan ini karena mereka ingin mengetahui bagaimana menangani situasi darurat.

“Training ini berdasarkan inisiasi pihak sekolah karena memang mereka ingin lebih memahami bagaimana cara menangani situasi-situasi darurat di sekolah” Ujar Wesiana

Beliau menceritakan pada awalnya browsing di Internet lalu memilih ACT-DMII karena sering mendengar nama lembaga kemanusiaan tersebut, dan ketika pertama kali menelpon, ia puas karena responnya cepat.

Ubaidillah, selaku Trainer menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman apa itu bencana, dan bagaimana menanganinya ketika bencana itu menimpa kita, seperti gempa dan kebakaran.

“Kita tadi memberikan pemahaman seperti apa itu bencana, lalu bagaimana ketika bencana terjadi. Misalnya, tadi kita coba menggunakan gas elpiji 3kg, awalnya guru-guru panik ketika dilihatkan api, padahal sebenarnya mudah kalau kita tau cara memadamkannya, tinggal di matikan saja salah satu unsur dari segitiga Api” Kata Ubai.

Dengan pelatihan tersebut, Wesiana E.P Soe’oed atau yang biasa di sapa Sisi mengaku bahwa ia puas dengan pelatihan tersebut karena sesuai dengan yang sekolah butuhkan.

“Saya puas dengan pelatihan ini karena menjawab kebutuhan sekolah” Kata Sisi. [Erry]